Tips Menulis Secara Efektif

By | July 17, 2022

1.      Mulailah Secepat Mungkin

Jika suatu gagasan datang, segera tumpahkan apa yang ada di kepala. Jangan menunggu atau menunda-nunda! Duduklah di depan komputer/laptop dan mulailah menuliskan SEMUA yang terlintas di benak. Jangan hiraukan kesalahan tanda baca atau ejaan. Bila saat itu keadaan tidak memungkinkan (karena tengah berada dalam perjalanan, jauh dari komputer, dll), ambillah pena dan kertas. Tuliskan KATA KUNCIyang menjadi pokok-pokok pikiran gagasan. Kembangkan gagasan tersebut segera setelahnya!

2.      Iringi dengan Musik

Belahan otak kanan otak kita akan menjadi aktif bila terstimulasi oleh musik. Karenanya, pilihlah musik-musik favorit, agar mood menulis tetap terjaga. Hadirnya musik yang sesuai dengan suasana hati, akan membuat tulisan yang kita buat  makin hidup.

3.      Pilihlah Waktu yang Paling Sesuai

Bangun pagi sebenarnya  adalah waktu yang tepat untuk mulai menulis. Inspirasi kadang bisa menyapa melalui mimpi. Karenanya ada baiknya kita mengingat-ingat mimpi kita sebelumnya. Catat Kata Kuncinya, bila kita tak memliki waktu lebih untuk menulis. Nanti, setelah ada waktu luang, kembangkan gagasan tersebut.

4.      Perbanyak Aktivitas Fisik

Dengan sering-sering bergerak, syaraf motorik  kita akan menjadi lebih berkembang. Banyak pengalaman baru yang bisa direkam otak, dan hal ini sangat bagus untuk menambah inspirasi dan sensasi-imajinasi. Kita akan lebih handal bercerita tentang detail-detail mengendarai mobil bila pernah memegang kemudi, bukan?

5.      Uraikan menjadi Detail

Setelah kita menumpahkan ‘pena di meja’, kini saatnya ‘membersihkan noda-nodanya’. Salah ketik ejaan, salah tanda baca adalah ‘noda’ yang harus segera dihilangkan.

6.      Tumbuhkan Kebiasaan Membaca

Menulis dan membaca adalah kebiasaan yang saling tertaut. Banyak wawasan baru yang akan kita dapatkan dengan banyak-banyak membaca. Belajar dari karya orang lain sesungguhnya juga membuat kita belajar bagaimana proses kreatif mereka terbentuk.

7.      Gunakan Kode Warna

Contoh pemakaian warna (berdasarkan ide/gagasan) :

Kuning  untuk tulisan yang berkenaan dengan keceriaan, biru untuk kedalaman makna dan penghayatan, merah untuk penyemangat dan pengingat, hijau untuk kesegaran dan kesejukan (atau yang berhubungan dengan alam), dll.

8.      Tantanglah diri sendiri

Musuh terbesar adalah diri sendiri. Jika anda telah berhasil menaklukkannya, sesungguhnya keberhasilan tinggal menunggu waktu saja! Egoisme diri adalah satu sifat diri yang apabila digunakan untuk tujuan yang tepat, akan sangat membantu keberhasilan dan kesuksesan.